Jenis-Jenis Kamera Digital


[UPDATED] Di era yang serba digital ini, dunia fotografi sudah mengalami evolusi yag sangat besar dalam satu dekade belakangan. Dunia fotografi yang bertahun-tahun sebelumnya masih menggunakan prinsip konvensional, yaitu dengan menggunakan format negatif film & mencetak foto dari dalam kamar gelap telah berubah drastis. Metode digital menggantikan metode konvensional dengan alasan kemudahan akses data, pengeditan foto, mobilitas & kemudahan yang jauh lebih singkat.

dikutip dari photo-fact.com

ilustrasi jenis-jenis kamera digital. Dikutip dari photo-fact.com

Puluhan vendor berlomba-lomba mengenalkan konsep fotografi digital yang benar-benar baru dari dekade sebelumnya. Fotografi menjadi semakin mudah kendati untuk orang awam sekalipun. Nikon & Canon yang terus bersaing di segmen digital SLR. Sony sebagai pendatang baru & reinkarnasi Konica-Minolta pun juga mengeluarkan konsep DSLT, dan masih banyak vendor kamera digital lain seperti Olympus, Samsung, Leica, Pentax dan banyak vendor lainya terus menciptakan konsep & teknologi fotografi digital yang kian tahun semakin memudahkan para penggunanya. Perusahan seraksasa Kodak pun harus tumbang karena gagal beradaptasi di era fotografi digital.

Banyak jenis-jenis kamera digital yang tersedia di pasaran. Mulai dari yang kecil hingga besar.  Dari pasar pemula, profesional hingga kalangan jurnalis foto memiliki pangsa masing-masing bagi setiap vendor fotografi digital. Namun banyak dari kita yang tidak memahami klasifikasi atau jenis-jenis kamera digital menurut pangsa pasarnya. Maka dari itu postingan ini dibuat sedetail mungkin.

Compact Camera

Kamera jenis ini merupakan kamera digital paling simpel. Dengan ukurannya yang tidak telalu besar dan pas di kantong atau biasa disebut kamera saku, menjadikan kamera ini banyak dipilih untuk pengguna yang membutuhkan kamera yang hanya sekedar mendapat foto saja. Dengan fitur standar namun memiliki mobilitas tingkat tinggi. Kamera ini juga tidak mempunyai shoot mode dialer.

Biasanya untuk menekan harga kamera ini memiliki dua jenis input bateri, batre AAA ataupun bateri bawaan yang bisa di charge. Yang menggunakan bateri AAA harganya jauh lebih murah.

Fitur yang dicari dari kamera jenis ini adalah ukurannya yang kecil & pengoperasiannya yang mudah. Brand terbaik yang menguasai pasar kamera ini didominasi Sony disusul brand lainya seperti Canon, Nikon, Casio, Samsung, Olympus & Panasonic. Tiap brand memiliki flagship masing-masing. Cyber-shot (Sony), IXUS (Canon), Coolpix (Nikon), Lumix (Panasonic), Point n’ Shoot (Samsung), Galaxy Camera (untuk beberapa kamera Samsung ber-OS Android), Easyshare (Kodak), Exilim (casio) dan lain sebagainya.

Kamera ini cocok digunakan untuk Anda yang membutuhkan kamera hanya untuk “sekedar” dokumentasi saja & Anda yang tidak mau disibukan dengan berbagai macam alat fotografi. Cukup cari objek & “klik!”. Anda sudah mendapatkan sebuah gambar dengan mudah tanpa mengatur berbagai macam setingan di kamera.

Contoh Compact Camera Digital populer 2013 :

  • -       SONY CYBER-SHOT WX50(Penggunaan mudah, murah, ukuran kecil, respontif)
  • -       SONY CYBER-SHOT DSC-TX200V (Ukuran Ringkas & fashionable)
  • -       CANON POWERSHOT ELPH 520 HS (Pilihan praktis dari Canon)
  • -       NIKON COOLPIX S3100 (Ringan & kecil serta memiliki fitur optimal)

Pro Compact Camera (Prosumer)

Bagi Anda yang ingin mendapat foto yang baik namun tidak harus selalu dilakukan dengan fitur otomatis makan kamera jenis ini jawabannya. Soal ukuran & bentuk kamera jenis ini masih familiar dengan kamera digital kompak pada umumnya. Namun beberapa fitur yang ada pada kamera DSLR juga tersedia di kamera jenis ini.

Kamera ini cenderung memiliki apertures yang lebih luas, sensor yang lebih besar dan kualitas yang lebih tinggi tetapi lensa zoom kisaran yang lebih kecil bahkan tersedia fasilitas pengambilan gambar berformat RAW. Tersedia berbagai modus pengambilan gambar untuk mengabadikan gambar sesuai kemauan Anda & biasanya ada hotshoe flash nya juga. Disediakan juga berbagai mode pemotretan di kamera jenis ini, bahkan ada beberapa jenis kamera slr wannabe yang juga memiliki fasilitas viewfinder atau jendela intip.

Tak hanya fitur fotografi saja yang ditawarkan disegmen ini. Hampir semua kameradi kelas ini dapat merekam video dengan kualitas rekaman yang tidak bisa kita remehkan. Selain itu biasanya juga disediakan berbagai fitur filter/efek fotografi (seperti instagram) yang membuat kita semakin kreatif. Bahkan Nikon merilis seri s800c sebagai kamera digital pertama dengan sistem operasi Android & built in GPS. Sangat membantu Anda yang sering sharing foto di sosial media seperti facebook, twitter, instagram ataupun path.

Bahkan beberapa yang saya masukan dikategori ini memiliki bentuk seperti kamera modern-retro & mirrorless namun tanpa lensa yang dapat diganti-ganti. Saat saya mengupdate artikel ini ( Ramadhan 2013), kamera prosumer tebaik adalah seri Sony Cybershoot RX1R dengan sensor fullframe setara Nikon D4. Wow! Di segmen kamera jenis ini juga ada kamera dengan desain vintage-retro-modern seperti : Panasonic Lumix LX7, Fujifilm Finepix x10 & Olympus XZ-2 iHS. Sedangkan untuk Canon mengganti flagship mereka di segmen kamera kompak profesional dari IXUS menjadi Powershoot. Misalnya type Powershoot g15 yang merupakan seri profesional terbaik dari Canon.

Kamera jenis ini sangat cocok untuk Anda yang memiliki tingkat mobilitas tinggi namun tidak sekedar menghasilkan foto yang”ecek-ecek”. Design yang unik & beragam di jenis kamera ini juga banyak dikoleksi dari kalangan kolektor fotografi.

Contoh kamera Compact Profesional / Prosumer :

Kamera Prosumer memiliki desain yang lebih variatif & dibuat senyaman mungkin.

Kamera Prosumer memiliki desain yang lebih variatif & dibuat senyaman mungkin.

  • -       Sony RX1R (bersensor fullframe buatan Nikon, sensor setara dengan Nikon D4)
  • -       Canon PowerShoot G15 (Memiliki viewfinder & nyaman untuk digenggam)
  • -       Nikon Coolpix p330 ( bisa memotret 10 foto dalam 10 detik. Hebat!)
  • -       Lumix LX7, Fujifilm Finepix x10 & Olympus XZ-2 iHS ( buat Anda yang ingin kamera fashionable bernuansa vintage-retro-modern dengan kualitas foto yang mengagumkan)
  • -       Nikon Coolpix S800c (kamera dengan OS Android)


Super Zoom

Kamera ini termasuk jenis kamera digital profesional (prosumer) hanya saja fasilitas zoom nya sangat mengaggumkan. Bentuknya kecil namun sangat mirip dengan bodi SLR, tapi kekuatan zoomnya sangat fantastis. Bisa mengambil objek yang terlalu wide seperti panorama hingga foto candid karena cakupan focal lenthnya yang jauh.

Bahkan seri Nikon Coolpix P510 merupaka super zoom terhebat di kelasnya. Kamera ini memiliki focal length yang mengaggumkan, yaitu, 41.7x optical zoom atau setara dengan 24-1000mm. Gak perlu gonta-ganti lensa! Yang terbaru adalah Canon PowerShot SX50 HS yang memiliki cakupan zoom 50x. Fantastis!

Fitur lain yang banyak ditawarkan vendor kamera di segmen kamera jenis ini misalnya layar lcd yang bisa dilipat (flip out), kualitas video recording, kemampuan foto panorama, kemampuan foto makro, hingga fitur HDR bak kamera Digital SLR modern ini. Tak hanya itu banyak diantara kamera jenis ini yang memiliki kecepatan burst foto 10fps. Digital SLR profesional rata-rata 6-8fps. Anda bisa mengambil 10 foto berurutan dalam satu detik. Bayangkan betapa cepatnya. Meskipun dari segi kualitas masih kalah jauh dengan segmen DSLR.

Cocok digunakan untuk Anda yang membutuhkan fitur zoom dari sudut lebar (wide angle) untuk foto panorama hingga sudut sempit (telephoto) tanpa lensa tambahan.

Contoh kamera Super Zoom terbaik :

  • -       Canon PowerShot SX50 (50x zoom)
  • -       Nikon Coolpix P510 (41x zoom)
  • -       SONY CYBER-SHOT DSC-HX300 (50x zoom)

Strong & WaterproofCamera

 Sebenarnya saya sendiri bingung menggunakan nama apa di segmen pasar fotografi yang satu ini. Kamera di pasar jenis ini juga bisa disebuta waterproof camera karena semuanya sudah pasti kamera tahan air, disebut kamera strong/ kuat karena memang didesain dengan tujuan hardware yang tidak gampang rusak jika tak sengaja jatuh ataupun terkena debu. Selain kamera digital tahan air dan tahan banting di pangsa pasar kamera jenis ini ada juga sport action kamera dari merk Go Pro yang dirancang khusus untuk merekam aksi olahraga ekstrim misalnya surfing atau downhill.

Kamera-kamera ini cocok untuk Anda yang ingin memiliki kamera bandel dan tidak mudah rusak jika terkena air atau tak sengaja jatuh. Cocok untuk Anda yang hobi hiking, berpetualang di alam liar bahkan untuk dokumentasi olahraga ekstrim. Perlu diingat juga bahwa meskipun memiliki fitur anti air lantas tidak memungkinkan kamera Anda tidak rusak jika tercebur di Air. Semuanya tergantung seberapa lama Anda menggunakan kamera didalam air dan seberapa dalam air tersebut (ini berpengaruh pada tekanan, semakin dalam, tekanan air untuk masuk bodi kamera semakin kuat). Rata-rata kamera jenis ini mampu bertahan 15-1 jam di dalam kedalam air 1-3 meter. Lumayan kan daripada Anda membeli housing waterproof untuk DSLR Anda yang pasti sangat menguras kantong ?

Kamera anti air terbaik :

  • - Semua varian kamera Sport Action merk GoPro (lihat website GoPro)
  • - OLYMPUS STYLUS TOUGH TG-2 iHS (Desain kokoh, enak digenggam
  • - NIKON COOLPIX AW110 (Ber-GPS & memiliki fitur anti goyang VR khas Nikon)
  • - PENTAXWG-3 (Bentuk ringkas & paling ergonomi untuk berpetualang di alam bebas)
  • - CANON POWERSHOT D20 (bentuknya disesuaikan dengan lekukan tangan Anda)

Rasanya postingan kali ini cukup sampai disini dulu. Kenapa ? Sudah terlalu panjang kalau saya harus menjelaskan Mirrorless, DSLR & medium format disini.

Untuk ulasan mengenai

DSLR baca di ->  Apa itu kamera SLR…?

Mirrorless baca di ->

Medium Format baca di ->

Semoga membantu teman-teman :)

About these ads

3 thoughts on “Jenis-Jenis Kamera Digital

  1. Boleh nanya yang rada OOT gak? Saya punya kamera Panasonic Lumix DMC-S3 — yang saya beli secara impulsif tanpa mengecek spesifikasinya. Dan sekarang saya bingung gimana caranya munculin fitur macro di kamera tersebut. Kadang, kalau sedang menggunakan fitur Intelligent Auto dan sedang fokus ke satu objek — dan sedang beruntung — fitur macro itu muncul. Gimana caranya biar bisa saya munculin secara manual, ya? Saya cari2 di menu nggak ada. Maaf, ya, udah OOT…

  2. Ping balik: Mengenal lebih dekat kamera Mirrorless | Tommy Votograph

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s