Apa itu lensa Fisheye….?


Distorsi. Apa yang ada di benak teman-teman ketika mendengar kata tersebut…? Distorsi sosial? Oh tidak! Dalam bentuk fotografi maksud saya. Tentu sebuah musuh bagi Anda yang menyukai fotografi arsitektur bukan ? Beda halnya untuk Anda yang menyukai fotografi dari angle yang ekstra lebar. Kelebihan foto lebar adalah kita bisa menceritakan suatu objek yang kita bandingkan dengan kondisinya secara menyeluruh. Distorsi adalah efek cembung yang ditimbulkan karena lensa mengambil gambar terlalu lebar. Efek distorsi sangat unik untuk menceritakan objek secara lebar namun dengan prespektif yang kreatif.

Efek distorsi, source : spermanisdead.net

Efek distorsi, source : supermanisdead.net

Lensa fish eye adalah sahabat jika teman-teman ingin menceritakan foto secara lebar namun dengan efek cembung. Lensa fish eye biasa dipanggil dengan sebutan lensa mata ikan karena bentuknya cembung seperti mata ikan. Lensa ini merupakan lensa superlebar. Namun tidak hanya sekedar lebar lensa ini juga memiliki efek distorsi (cembung) pada hasil objek yang diambil. Teman-teman dapat melihat skala fokal length digambar dibawah.

6mmf28F2A.jpg

Fisheye-Nikkor 6mm f/2.8 dikutip dari mir.com.my

Lensa fisheye dapat mengambil foto dengan sudut 150-180 derajat. Lensa fisheye biasanya memiliki cakupan dibawah 15mm. Bahkan Nikkor (flagship lensa buatan Nikon) membuat sejarah dengan menciptakan lensa terlebar yang pernah ada yaitu Nikkor 6mm f/2.8. Wow! Bayangkan 6mm! Bahkan ukuran body-nya lebih besar ketimbang DSLR sekalipun. Sekarang lensa ini sudah menjadi barang antik & banyak diburu.

comprassion of focal length

Lensa fisheye diciptakan pertama oleh Nikon tahun 1935. Lalu dibuat untuk tujuan metereologi pada 1957. Barulah diproduksi masal untuk publik 3 tahun setelahnya.

Lensa fisheye circular membuat foto berdistorsi secara vertikal dan horizontal. Foto yang akan dibuat menjadi benar-benar bulat. Sedangkan lensa fisheye normal (yang biasa digunakan pada DSLR) hanya berdistorsi secara horizontal. Sama seperti lensa direntang focal length lainnya, lensa ini memiliki lensa fix fisheye ataupun lensa zoom fisheye.

2148_AF-DX-Fisheye-NIKKOR-10.5mm-f-2.8G-ED.png (700×595)

sumber : nikonusa.com

41nJqbCDJsL.jpg (500×500)

Rokinon/Samyang 8mm

Harga lensa ini memang luamayan jika kita melirik merk Nikkor ataupun Canon. Berikut harga lensa fisheye untuk DSLR yang populer :

  1. Nikon – Nikkor 10.5mm f/2.8G AF DX Fish-Eye Lens ( Rp6,7juta-7jutaan)
  2. Canon – EF 8-15mm f/4L Fisheye USM (Rp11-12jutaan)
  3. SAMYANG 8 mm f/3.5 Aspherical IF MC / Rokinon 8mm (Rp3,3jutaan)
  4. SIGMA 15mm f/2.8 EX DG FISHEYE DIAGONAL (Rp7,5jutaan)

Contoh penggunaan lensa fisheye

Fisheye: Eiffel Tower

copyrights : Don Komarechka on Flickr

 

One thought on “Apa itu lensa Fisheye….?

  1. Ping balik: Jenis-Jenis Lensa pada Kamera DSLR | Tommy Votograph

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s