Mencoba teknik slave mode strobist & dibalik layar “Das Deutsche Militär”


Pastinya teman-teman sudah melihat foto saya dengan judul Das Deutsche Militaer toooh….? Ituloh postigan dibawah ini. Nah, ini merupakan proyek foto yang saya gunakan dengan teknik off shoe strobist. Lalu apa itu off shoe strobist ini…?

Kostum saya saat @BKUI13

Kostum saya saat @BKUI13

Teknik strobist dengan cara off shoe adalah dengan menggunakan flashgun namun tidak menempel diatas kamera. Ada beberapa jenis teknik off shoe. Ada yang menggunakan triger (wireless & kabel) & menggunakan slave mode. Sebenarnya saya mempunyai wireless triger, namun karena gangguan teknis (batere habis. Halah!) saya menggunakan slave mode. Dengan slave mode, kita dapat memantik sebuah (atau beberapa) flashgun dari kilatan flashgun lain bahkan flashlight internal kamera. Jadi kita menyalakan kilatan flashgun dari lampu kilat di kamera (commander) maka flashgun yang sudah kita seting dengan slave mode akan ikut terpantik menyala (reciever).

Kelebihan teknik ini adalah tanpa tambahan triger. Namun kelemahannya teman-teman juga harus mengaktifkan lampu kilat diatas kamera (internal flash atau flashgun) yang tentunya arah cahayanya akan dari depan. Disini saya menggunakan flashgun Nisin Di622 mark II yang disanggah sebuah tripod sebagai reciever dan built in flash sebagai commander-nya. Untuk background saya hanya menggunakan tembok kamar kos saja & flash difuser dari kertas (karena memang gak punya -___-).Berikut posisi pencahayaan yang saya gunakan.

Creator  Home - Online Lighting Diagram Creator - Tools for photographers - Google Chrome

posisi cahaya yang saya gunakan

Setelah diatur sedemikian rupa dan mencoba beberapa kali akhirnya komposisi cahaya yang saya hasilkan bisa merata. Dibagian depan kanan yang tidak terlalu keras (berkat adanya difuser dari kertas), bagian depan dan kiri yang tidak terlalu terang dibanding bagian depan kanan. Setalah foto jadi langsung saya olah digital untuk mengkontraskan background-nya supaya lebih terang & saya beri sedikit gradasi di bagian background. Bagian background penting untuk dimodifikasi karena dalam foto ini yang ingin saya tampilkan hanya satu objek. Kostum & ekspresi wajah.

foto setelah background diubah menjadi bergradasi.

foto setelah background diubah menjadi bergradasi. f/4.5  ISO 400  1/5  43mm

Setelah melakukan sedikit modifikasi, karena kesan yang ingin sampaikan adalah antik, estetis namun misterius maka saya ingin membuat foto ini terkesan vintage. Cukup mudah! Saya hanya menggunakan Pixlr O’ Matic versi web yang bisa teman-teman coba di http://pixlr.com/o-matic/. Website tersebut sangat membantu dalam mengedit foto dengan efek vintage.

der Weise
Selain pencahayaan, ingat juga konsep foto yang ingin ditampilkan untuk menambah nilai estetikanya. Guten abend. Semoga berguna🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s