Mengenal lebih dekat kamera Mirrorless


Setelah sebelumnya membahas Jenis-Jenis Kamera Digital yang masih belum dilengkapi mengenai informasi kamera mirrorless, kali ini saya akan membayar hutang saya tersebut. Kamera Mirrorless memang sedang “in” beberapa tahun belakangan. Bentuknya simpel & kemudahan-kemudahan yang ditawarkan menjadikannya banyak dipilih para pencinta foto mulai dari pemula, hobi antusias, kolektor sampai kalangan profesional juga menggunakan kamera jenis ini.

mirrorless-comparison

source : DP review

Lalu apa sih sebenarnya kamera ini? Mengapa begitu terkenal belakangan ini? Apa saja keunggulannya? Mari kita diskusikan lebih lanjut dalam ulasan dibawah iniKamera ini adalah jawaban atas kebutuhan pasar yang menginginkan kamera yang praktis namun tetap menuntut hasil maksimal. Kamera ini dimaksudkan untuk menjawab kebutuhan fotografi di pasar yang menuntut mobilitas tinggi. Bukankah sudah ada kamera compact & superzoom…? Yah disitulah mirrorless! posisinya dibawah DSLR (karena ukurannya yang kecil) namun diatas kamera compact & superzoom (karena ukuran sensornya jauh lebih besar & seting manualnya lebih kompleks). Perhatikan bagan dibawah, inilah penggambaran saya tentang strata jenis-jenis kamera digital, meskipun perlu diingat tiap segmen punya kelas-kelasnya masing-masing. DSLR punya kamera jenis pemula, advanced & profesional. Kamera kompak & mirrorless pun demikian, memiliki tingkatan sesuai kebutuhan penggunanya.

PowerPoint Slide Show - [Presentation1]

Kamera Mirrorless memiliki varian jenis nama. Ada yang menyebutnya Mirrorless Interchangeable-Lens Camera (MILC), Compact System Camera (CSC) atau bahkan  Electronics Viewfinder with Interchangeable Lens (EVIL). Dari perbedaan nama-nama diatas dapat disimpulkan bahwa kamera Mirrorless ialah kamera yang cara kerjanya mirip DSLR namun tidak memiliki cermin & bisa bergonta-ganti lensa.

Pada kamera DSLR cermin berfungsi untuk memantulkan cahaya ke cermin penta prisma lalu ditransfer ke viewfinder sehingga kita bisa melihat objek secara “What I see, that I shoot” dari jendela bidik (viewfinder). Ketika kita menekan full tombol rana kamera DSLR cermin akan membalik dan mengeluarkan bunyi (ceukrik). Nah! Karena cermin dhilangkan otomatis jendela bidik yang ada di mirrorless tidak seperti kamera DSLR. Ada mirrorless yang mempunyai jendela bidik optik (Leica M series), ada yang memiliki jendela bidik digital (electronic viewfinder), ada yang menggunakan jendela bidik namun kita harus membeli perangkat tambahannya ( seperti pada sistem Olympus PEN) dan bahkan ada yang tidak memiliki jendela bidik sama sekali sehingga kita dapat membidik gambar hanya dari layar saja.

kamera-mirrorless-dslr

perbedaan cara kerja cermin DSLR & Mirrorless. sumber : belfot.com

Namun sisi baiknya karena cermin dihilangkan ialah ukurannya yang menjadi semakin simpel. Bahkan jika dibandingkan ukuran Mirrorless pada umumnya tak lebih dari 60% body DSLR tipe APS-C. Ukurannya pun jauh lebih ringan tentunya. Ini menjadi nilai positif jika teman-teman suka traveling fotografi & tidak mau membawa peralatan fotografi yang banyak namun tetap menuntut hasil maksimal. Ini juga menjadi sisi negatif (pengalaman saya contohnya hehehe) untuk yang biasa menggenggam kamera DSLR yang mantheb dipegang dan beralih ke Mirrorless yang ukurannya jauh lebih kecil. Perlu sedikit lebih beradaptasi.

Sony Alpha A580 vs Sony NEX-C3 Camera Size Comparison - Google Chrome

Sensor sama-sama APS-C namun beda cermin & mount lensa. Ukuran Mirrorless jauh lebih kecil.

Fitur-fitur selebihnya mirip-mirip dengan DSLR. Seting ISO antara 100-6400, shutter speed hingga 1/4000s, perekam video hingga 1080p, sensor setara APS-C (tidak semua) dan lain sebagainya.

Ciri khusus kamera Mirrorless:

  • Ukurannya lebih kecil
  • Beratnya ringan
  • Tidak memiliki cermin di dalam tubuhnya
  • Viewfinder elektronik (kecuali Leica & Fujifilm) atau menggunakan viewfinder tambahan
  • Sensor setara DSLR (sebagian besar menggunakan ukuran APS-C bahkansudah ada mirrorless fullframe!)
  • Bisa berganti lensa
  • Tidak semahal DSLR (kecuali tipe-tipe Mirrorless premium)
  • Kualitas fotonya hampir setara DSLR
  • Setingan opsional banyak (aperture, ISO, shutter speed etc. Tidak full auto)

Nah untuk tipe-tipenya sendiri, sudah banyak vendor mengeluarkan sistem mirrorlessnya. Diantaranya :

dan Ricoh jarang tersedia). Mereka adalah:

  1. Leica M
  2. Micro Four-Third: Olympus OMD dan PEN
  3. Micro four third: Panasonic G
  4. Samsung NX
  5. Sony NEX
  6. Nikon 1
  7. Pentax Q dan K
  8. Fujifilm X
  9. Canos EOS M

Referensi :

One thought on “Mengenal lebih dekat kamera Mirrorless

  1. Luar biasa mas wordpress anda ini.

    saya adalah sangat pemula untuk masalah kamera.
    dan saya sangat tertarik di mirrorless karna mobilitas.

    dan baru terkumpul duit tabungan nih buat beli kameranya.
    (meskipun udah sering pinjem2.)

    saya minta saran mas untuk kamera mirrorless yang recommended menurut mas harga dari 5jt-6jt.

    Saya sangat berharap untuk dibalas ya mas. hehehehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s